Laris Manis di Indonesia, BYD Catat Penjualan Tertinggi Mobil Listrik

Penjualan BYD Tembus 47 Ribu Unit Sepanjang 2025, Atto 1 Terlaris.
Penjualan BYD Tembus 47 Ribu Unit Sepanjang 2025, Atto 1 Terlaris.

Jakarta – Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, mencatat kinerja penjualan yang sangat kuat di pasar kendaraan listrik Indonesia sepanjang tahun ini. Total unit yang berhasil dipasarkan menembus angka 47 ribu kendaraan, sekaligus mengantarkan BYD menguasai lebih dari separuh pangsa pasar mobil listrik nasional.

1. Penjualan BYD Dominasi Pasar Kendaraan Listrik

Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan tren yang semakin pesat. Jika pada 2023 pangsa pasar mobil listrik masih berada di kisaran 2–3 persen, angka tersebut meningkat menjadi 5 persen pada 2024. Memasuki akhir 2025, penetrasinya melonjak hingga sekitar 12 persen dari total penjualan kendaraan nasional.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menilai pertumbuhan tersebut sebagai sinyal positif meski industri otomotif secara keseluruhan masih menghadapi tantangan perlambatan.

“Selama 2025, pasar kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan laju pertumbuhan yang sangat menjanjikan, meskipun kondisi industri otomotif secara umum belum sepenuhnya pulih,” ujar Eagle Zhao dalam pernyataan resminya, Rabu (17/12/2025).

Berdasarkan data penjualan Januari hingga November 2025, BYD berhasil membukukan penjualan lebih dari 47.300 unit. Angka tersebut melampaui capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran 43 ribu unit.

“Dengan total penjualan lebih dari 47 ribu unit, BYD berkontribusi lebih dari 57 persen terhadap total kendaraan listrik yang beredar di Indonesia,” tambah Eagle Zhao.

Menurutnya, pencapaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi kendaraan listrik, khususnya produk-produk yang ditawarkan BYD.

2. Deretan Model BYD Paling Diminati

Dari keseluruhan penjualan tahun ini, BYD Atto 1 menjadi model yang paling banyak diminati konsumen. Kendaraan listrik dengan harga terjangkau tersebut mencatat penjualan sekitar 17.700 unit hanya dalam kurun waktu dua bulan sejak diluncurkan.

Capaian tersebut membuat Atto 1 melampaui MPV listrik BYD M6, yang hingga November 2025 mencatatkan penjualan sekitar 9.900 unit dan menempati posisi kedua mobil listrik terlaris di Indonesia.

Model lainnya, BYD Sealion 7, juga menunjukkan performa solid dengan penjualan lebih dari 7.900 unit sejak Februari 2025.

Selain lini utama, segmen premium BYD turut menyumbang angka signifikan melalui merek Denza. Model Denza D9 berhasil terjual lebih dari 7.000 unit hingga November 2025, memperkuat posisi BYD di kelas MPV listrik premium.(BY)