Vario 125 Generasi Baru Lebih Ringan, Konsumsi BBM Klaim Tembus 57 Km/L

Honda Vario 125 Baru Tak Pakai Rangka eSAF, Ini Alasannya.
Honda Vario 125 Baru Tak Pakai Rangka eSAF, Ini Alasannya.

Jakarta Honda resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125 dengan sejumlah penyegaran pada bagian eksterior dan komponen pendukung. Meski tampil dengan tampilan baru, pabrikan tetap mempertahankan mesin dan konstruksi rangka yang telah digunakan pada generasi sebelumnya.

  1. Tetap Mengandalkan Rangka Tubular

Honda memilih mempertahankan mesin yang telah digunakan sejak pertama kali Vario 125 hadir sekitar 13 tahun lalu. Begitu pula dengan rangka tubular yang tetap dipertahankan, alih-alih menggunakan rangka eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) seperti beberapa model Honda lainnya.

Vario 125 Large Project Leader Honda R&D South East Asia Co., Ltd., Hikaru Yokomura, mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil karena mesin dan rangka lama dinilai masih ideal untuk kebutuhan berkendara sehari-hari.

“Motor ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan harian dengan keseimbangan yang tepat. Bukan hanya mesinnya, tetapi juga bagaimana mesinnya berpadu dengan rangka yang digunakan,” ujar Yokomura saat peluncuran di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (4/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa pemilihan rangka tubular juga berdasarkan kecocokannya dengan karakter mesin. Menurutnya, kedua komponen tersebut merupakan satu paket yang tak bisa dipisahkan.

“Pemakaian rangka tubular disesuaikan dengan karakter mesin sehingga keduanya saling melengkapi,” tambahnya.

Upaya Pengurangan Bobot Kendaraan

Meski tetap mempertahankan struktur utama, Honda melakukan beberapa penyesuaian untuk membuat motor lebih ringan. Beberapa bagian seperti swingarm dan cover CVT kini memakai material yang bobotnya lebih rendah. Selain itu, radiator didesain lebih ringkas untuk membantu efisiensi.

Perubahan tersebut menghasilkan bobot yang lebih ringan sekitar 300 gram dibanding model sebelumnya. Dampaknya, akselerasi terasa lebih responsif, tarikan awal lebih mulus, dan konsumsi bahan bakar diklaim mampu mencapai 57 km per liter.(BY)