Topan Kalmaegi, Tiga Warga Vietnam Bertahan Hidup di Laut

Pham Duy Quang selamat setelah terombang-ambing di laut selama 40 jam

Jakarta – Tiga pria asal Vietnam berhasil selamat setelah terombang-ambing di laut selama hampir dua hari akibat Topan Kalmaegi yang melanda pekan lalu.

Ketiganya dievakuasi tim SAR pada 8 November dalam operasi penyisiran menggunakan tiga kapal di perairan lepas pantai tengah Vietnam. Topan Kalmaegi menghantam wilayah tengah Vietnam pada 6 November, menewaskan sedikitnya lima orang, sementara di Filipina korban mencapai 220 orang.

Phan Hau (40), salah seorang anggota tim penyelamat, mengaku terkejut mengetahui salah satu korban berhasil bertahan hidup setelah terapung di laut selama 40 jam.

“Kami benar-benar terkejut, rasanya seperti keajaiban. Sebagian besar dari kami yakin hanya akan menemukan jasadnya, tetapi ternyata dia masih bernapas,” ungkap Phan Hau kepada AFP.

Menurut laporan media pemerintah, ketiga pria tersebut hilang sejak sore 6 November. Salah satunya, Duong Quang Cuong (44), dilaporkan sengaja melompat ke laut setelah terjadi perselisihan keluarga. Dua lainnya, Le Quang Sanh dan Pham Duy Quang, mencoba menolong Duong, namun perahu mereka terbalik akibat gelombang besar sehingga sempat dinyatakan hilang.

Quang berhasil ditemukan pertama kali pada pagi 8 November setelah 40 jam terapung di laut. Dua korban lainnya diselamatkan sekitar dua jam kemudian.(des*)