Jakarta — Pria berinisial LBW (54), warga Banguntapan, Bantul, akhirnya resmi ditahan oleh Polresta Sleman setelah sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit akibat percobaan bunuh diri dengan menenggak racun serangga. LBW diketahui menjadi pelaku pembunuhan terhadap Rosita Istianingrum (39) di kawasan Mejing, Gamping, Sleman.
Pelaku ditangkap tim Reskrim Polresta Sleman di makam orang tuanya di Secang, Magelang, Jawa Tengah, dalam kondisi lemah. Polisi segera memberikan pertolongan dan membawanya ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sebagaimana dikutip iNews.id.
Dalam penyelidikan, LBW mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena dilanda sakit hati setelah ajakan untuk kembali menjalin hubungan ditolak. Selama hampir empat bulan berpacaran, pelaku mengaku kerap memberikan uang bulanan kepada korban. Ia juga menaruh curiga bahwa korban memiliki hubungan dengan pria lain, yang kemudian memicu amarahnya.
Aksi pembunuhan itu terjadi pada Selasa (4/11/2025) pagi di rumah kontrakan korban. Dalam kondisi kalap, pelaku membanting dan membenturkan kepala korban ke lantai, lalu menusuk pipi dan menyayat leher korban menggunakan pisau dapur.
Peristiwa mengerikan tersebut berlangsung cepat—hanya sekitar empat menit—sebelum pelaku melarikan diri ke arah Magelang. Korban ditemukan oleh pembantunya yang baru kembali dari mengantar anak korban ke sekolah. Saat ditemukan, korban sudah tergeletak bersimbah darah di kamar, dengan luka sayatan di bagian leher.
Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi, menyebut pelaku dijerat Pasal 338 dan 351 KUHP tentang pembunuhan dan penganiayaan berat, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
“Setelah olah TKP, kami menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada pelaku,” ujar AKP Mateus Wiwit dalam konferensi pers, Kamis (6/11/2025).
Sementara itu, Kapolsek Gamping AKP Bowo Susilo menambahkan, petugas telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk ponsel korban, serta rekaman CCTV dari teras rumah.
“Dalam rekaman terlihat pelaku masuk ke rumah korban, lalu terdengar teriakan serta suara benturan keras,” jelas AKP Bowo.(des*)












