Tips Masak Sehat, Deretan Bahan Alternatif Pengganti Santan yang Wajib Dicoba

Ada banyak bahan pengganti santan yang lebih sehat.
Ada banyak bahan pengganti santan yang lebih sehat.

Jakarta Santan menjadi salah satu bahan penting dalam banyak masakan khas Indonesia karena mampu memberikan rasa gurih dan tekstur lembut yang khas. Namun, tak semua orang bisa atau ingin mengonsumsinya. Beberapa orang mungkin alergi, sedang menghindari lemak jenuh, atau sekadar kehabisan stok di rumah.

Kabar baiknya, banyak bahan alternatif yang bisa menggantikan santan tanpa mengubah kelezatan hidangan. Bahkan, beberapa di antaranya memiliki kandungan nutrisi yang lebih sehat, seperti tinggi protein atau rendah lemak jenuh.

Berikut berbagai pengganti santan yang dapat digunakan dalam masakan sehari-hari agar tetap nikmat dan menyehatkan.

  1. Susu Kedelai

Susu kedelai merupakan salah satu pengganti santan paling populer karena sama-sama berbasis nabati dan memiliki tekstur creamy. Kandungan lemaknya lebih rendah dibanding santan, namun tetap memberikan rasa gurih yang pas.

Susu kedelai juga kaya protein, sekitar 7 gram per cangkir, sehingga cocok untuk kamu yang ingin membuat masakan lebih bergizi. Gunakan dengan perbandingan 1:1 saat menggantikan santan, dan pilih versi tanpa pemanis agar rasa masakan tidak berubah.

  1. Susu Beras

Dibuat dari campuran beras dan air, susu beras memiliki tekstur lebih encer dibanding santan. Meski tidak cocok untuk masakan berkuah kental seperti kari, bahan ini ideal digunakan untuk hidangan penutup, bubur, smoothie, atau olahan sarapan seperti oatmeal.

Keunggulannya, susu beras bersifat hypoallergenic, sehingga aman dikonsumsi oleh orang yang alergi terhadap susu sapi, kedelai, atau kacang.

  1. Susu Evaporasi

Jika kamu mencari bahan pengganti dari produk hewani, susu evaporasi bisa jadi pilihan tepat. Produk ini dibuat dengan memanaskan susu sapi hingga kandungan airnya berkurang sekitar 60 persen, menjadikannya lebih kental dan creamy.

Teksturnya mirip santan, cocok digunakan untuk sup, saus, atau masakan berkuah. Gunakan dengan takaran yang sama seperti santan biasa (1:1).

  1. Susu Oat

Susu oat kini semakin digemari sebagai alternatif santan karena rasanya ringan dan tidak terlalu manis. Teksturnya lembut dan mudah menyatu dengan bahan masakan lain.

Susu ini cocok untuk berbagai olahan, mulai dari kopi, kue, hingga saus ringan. Kamu bisa menggunakannya dalam perbandingan 1:1. Jika ingin hasil yang lebih kental, tambahkan sedikit air lemon sesuai tips dari Cozy Meal.

  1. Greek Yogurt

Bagi pecinta cita rasa creamy dengan sentuhan asam segar, Greek yogurt bisa jadi solusi. Produk ini bekerja baik untuk masakan kari, marinasi daging, atau saus creamy.

Gunakan Greek yogurt dalam perbandingan 1:1 dengan santan. Jika terlalu kental, tambahkan sedikit air atau susu hingga mencapai kekentalan yang diinginkan.

  1. Sour Cream

Alternatif lain yang tak kalah lezat adalah sour cream. Produk susu fermentasi ini memiliki rasa gurih dan manis yang seimbang serta tekstur lembut mirip santan.

Cocok digunakan dalam masakan seperti kari, sup, atau pasta, sour cream memberikan hasil akhir yang kaya rasa. Kandungan lemaknya juga cukup mirip dengan santan, sehingga tekstur masakan tetap terjaga.

  1. Tahu Sutra

Untuk pilihan yang benar-benar netral tanpa rasa kelapa, tahu sutra bisa menjadi pengganti yang menarik. Setelah dihaluskan, tahu sutra memberikan tekstur lembut dan creamy mirip santan.

Gunakan perbandingan 1:1, terutama untuk hidangan seperti sup, saus, atau tumisan. Selain itu, tahu sutra juga kaya protein, menjadikannya alternatif yang lebih sehat untuk jantung.

Mengganti santan bukan berarti mengorbankan cita rasa masakan. Dengan bahan-bahan di atas, kamu tetap bisa menciptakan hidangan yang lezat, bergizi, dan ramah bagi kesehatan sesuai kebutuhan dan preferensi.(BY)