Sinergi Pemerintah–Swasta Perkuat Ekosistem UMKM Nasional

UMKM berkontribusi terhadap lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
UMKM berkontribusi terhadap lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Jakarta Pemerintah terus memperkuat dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memberikan insentif, memperluas akses permodalan, dan membuka pasar agar mereka bisa naik kelas. Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menunjukkan, UMKM menyumbang lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Selain itu, sektor UMKM menjadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja, dengan kontribusi hampir 97% dari total lapangan kerja dan jumlah unit usaha yang mencapai lebih dari 64 juta. Sementara itu, peran UMKM terhadap ekspor nasional tercatat sekitar 15,7%.

“UMKM adalah penggerak utama ekonomi kita. Tantangannya, banyak yang masih bertahan di level mikro. Tugas kami bukan hanya memberikan pelatihan, tetapi juga menyediakan akses nyata terhadap modal dan pasar,” kata Deputi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, Minggu (28/9/2025).

Salah satu langkah nyata yang ditempuh adalah kerja sama dengan perusahaan modal ventura Loid Ventures melalui program inkubasi intensif. Program ini bertujuan membantu UMKM mengakses pendanaan dan memperluas pasar sehingga dapat menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

“Melalui inisiatif Berdaya Bersama, kami ingin peserta UMKM tidak sekadar bertahan, tetapi mampu berkembang pesat. Jika mereka tumbuh, akan tercipta ratusan lapangan kerja baru. Itu yang menjadi tujuan utama kami,” tambah Leon.

Pendaftaran program berlangsung mulai 26 September hingga 1 Oktober 2025. Selama tiga bulan, peserta akan mengikuti kurikulum yang telah disusun, mendapat bimbingan langsung dari para CEO dan praktisi industri, serta dibekali akses ke jejaring bisnis strategis. Sepuluh UMKM terbaik akan memperoleh pendanaan tahap awal (seed funding) dari Loid Ventures.

Leon menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan pemerintah dan kecepatan sektor swasta dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Hal senada diungkapkan Government Relations Specialist Loid Ventures, Tanti Senjaya, yang menegaskan komitmen perusahaannya untuk membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat.

“Dengan pendekatan menyeluruh yang mencakup pelatihan, fasilitas, dan akses modal, kami optimis inisiatif ini dapat memberikan dampak positif bagi UMKM sekaligus mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto,” ujar Tanti.(BY)