Agam  

BPBD Bersama PDAM dan PMI Distribusikan Air Bersih ke Kecamatan Ampek Angkek

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Lubukbasung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menurunkan empat unit mobil tangki air untuk membantu warga Kecamatan Ampek Angkek yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang sejak akhir Agustus 2025.

“Kami menyiapkan empat mobil tangki, masing-masing dilengkapi mesin portable, selang, nosel, dan bak penampungan air. Awalnya hanya dua unit, kemudian ditambah dua unit lagi untuk mempercepat distribusi,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Ichwan Pratama Danda, di Lubuk Basung, Selasa (9/9).

Keempat mobil tangki tersebut berasal dari BPBD Agam, PDAM Tirta Antokan Agam, PMI Agam, dan PMI Kota Bukittinggi. Air bersih didistribusikan secara bertahap ke beberapa nagari di Kecamatan Ampek Angkek.

Distribusi dilakukan bersama Satgas BPBD Agam, PDAM, PMI, ORARI Lokal Bukittinggi, serta pemerintah kecamatan setempat. Menurut Ichwan, krisis air ini pertama kali dilaporkan pemerintah Kecamatan Ampek Angkek pada 28 Agustus. Menanggapi laporan tersebut, BPBD segera berkoordinasi dengan camat untuk menyusun jadwal pendistribusian ke seluruh nagari terdampak.

Jadwal dan titik distribusi air bersih adalah sebagai berikut:

30 Agustus: Toren air dan jeriken ke Nagari Biaro Gadang

31 Agustus: 13 titik di Biaro Gadang

1 September: Lanjutan 13 titik di Biaro Gadang

2 September: 5 titik di Biaro Gadang dan Panampuang

3 September: 9 titik di Nagari Pasia dan Batu Taba

5 September: 15 titik di Ampang Gadang dan Biaro Gadang

6 September: 15 titik di Pasia, Batu Taba, dan Balai Gurah

8 September: 20 titik di Biaro Gadang, Lambah, Pasia, dan Balai Gurah

9 September: Lanjutan distribusi di Nagari Batu Taba

“Kegiatan ini akan terus berlangsung sesuai kebutuhan masyarakat dan hasil koordinasi dengan pemerintah nagari,” tambah Ichwan.(des*)