Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) masih memimpin pasar sepeda motor nasional selama periode Januari–Juli 2025. Meski demikian, penjualan produsen asal Jepang ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
- Penjualan Capai 2,8 Juta Unit
Executive Vice President Director PT AHM, Thomas Wijaya, menyebut bahwa penjualan motor sepanjang tahun ini menunjukkan tren positif, meski kondisi pasar domestik sedang melambat.
“Penjualan motor Honda mencapai 2,8 juta unit, dari total pasar sebesar 3,7 juta unit. Angkanya turun sekitar 2–3 persen, sejalan dengan tren pasar,” ungkap Thomas di Jakarta, Minggu (17/8/2025).
Ia menambahkan, segmen skuter matik (skutik) masih menjadi favorit konsumen di Indonesia. Kontribusi Honda di segmen ini mencapai 94 persen, dengan model paling laris meliputi BeAT Series, Scoopy, Vario, dan PCX.
- Lesunya Pasar Sepeda Motor
Marketing Director PT AHM, Octavianus Dwi Putro, menjelaskan penurunan pasar sepeda motor pada paruh pertama 2025 dipengaruhi oleh melemahnya sektor manufaktur domestik. Kebijakan efisiensi pemerintah juga ikut berdampak.
“Beberapa daerah yang bergantung pada sektor manufaktur mengalami penurunan, ada layoff di beberapa tempat. Selain itu, beberapa daerah yang mengandalkan anggaran pemerintah juga terdampak karena adanya relokasi fokus anggaran pada semester I,” kata Octa.
Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan, penjualan motor di Januari–Juli 2025 tercatat sebanyak 3,69 juta unit, turun 2,07 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 3,76 juta unit.(BY)












