Solok  

Ular Sembunyi di Kandang Ayam dan Rumpun Bambu, Dievakuasi Damkar Solok

Musim Kemarau, Ular Masuk Permukiman di Solok
Musim Kemarau, Ular Masuk Permukiman di Solok

Solok – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solok hampir setiap hari menerima laporan terkait gangguan ular yang memasuki permukiman warga. Hingga kini, sebanyak empat ekor ular telah berhasil diamankan dari berbagai lokasi.

“Seluruh ular tersebut memiliki panjang antara dua hingga empat meter dan dievakuasi dari lingkungan tempat tinggal warga,” ungkap Idris, Komandan Regu (Danru) Damkar Kota Solok, Senin (4/8/2025).

Menurutnya, keempat ular yang berhasil diamankan merupakan jenis sanca atau piton. Proses evakuasi dilakukan di empat lokasi berbeda.

“Ular pertama yang berhasil kami tangkap memiliki panjang sekitar empat meter dan ditemukan bersembunyi di bawah rumpun bambu di Kelurahan KTK,” jelas Idris.

Selanjutnya, ular kedua sepanjang 2,5 meter ditemukan berada di dalam kandang ayam milik warga di Kelurahan Tanjung Paku.

“Sementara dua ekor ular lainnya, masing-masing berukuran 2 hingga 3 meter, ditangkap warga di Kelurahan Enam Suku dan Kelurahan Tanah Garam. Setelah diamankan, keduanya diserahkan ke kantor Damkar,” tambahnya.

Ia menjelaskan, kemunculan ular ke area permukiman diduga akibat beberapa faktor, salah satunya musim kemarau yang memaksa ular mencari tempat yang lebih lembab dan berair.

“Selain itu, gangguan terhadap habitat asli mereka di hutan, seperti akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), juga menjadi pemicu ular berpindah ke wilayah permukiman,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, Idris menyarankan agar warga menggunakan wewangian atau aroma tertentu di sekitar rumah yang diyakini bisa mengganggu indera penciuman ular, sehingga mereka enggan mendekat.(des*)