Teriakan Bom di Pesawat Picu Kepanikan, Lion Air Ganti Pesawat

Pesawat Lion Air
Pesawat Lion Air

Jakarta – Sebuah insiden serius terjadi pada penerbangan Lion Air JT-308 rute Jakarta–Kualanamu pada Sabtu sore (2/8/2025), setelah seorang penumpang pria berinisial H mengamuk dan meneriakkan adanya bom di dalam pesawat. Kejadian ini terekam dalam sebuah video yang kemudian menyebar luas di media sosial, memicu kepanikan publik.

Saut Boang Manalu, salah satu penumpang dalam penerbangan tersebut, menceritakan bahwa pesawat awalnya dijadwalkan lepas landas pada pukul 17.20 WIB, namun mengalami penundaan hingga sekitar pukul 20.40 WIB. Sekitar pukul 19.20 WIB, seluruh penumpang telah dipersilakan naik ke pesawat.

“Tidak lama setelah kami duduk, tiba-tiba ada penumpang yang berteriak soal bom. Ia berulang kali menyebutkan ada bom di pesawat dan mengancam petugas,” ungkap Saut saat ditemui di Medan, Minggu (3/8/2025).

Baca Juga  Dampak Negatif Bagan Tancap Terhadap Nelayan Tradisional di Sumbar

Akibat teriakan tersebut, situasi dalam kabin menjadi kacau. Banyak penumpang dilanda kepanikan, termasuk anak-anak yang menangis histeris. Insiden itu berlangsung hampir satu jam sebelum seluruh penumpang, termasuk pelaku, diminta turun dari pesawat.

“Pria itu turun dengan tenang, meskipun masih mengucapkan adanya bom. Kami lalu dipindahkan ke pesawat pengganti,” ujar Saut.

Setelah dilakukan pemeriksaan ulang terhadap penumpang dan pesawat, perjalanan ke Kualanamu dilanjutkan menggunakan pesawat pengganti pada sekitar pukul 22.00 WIB dan mendarat di Medan sekitar tengah malam.

Corporate Communications Officer Lion Air, Neni Artauli Sianturi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, saat pesawat dalam posisi push back, penumpang berinisial H menyampaikan ancaman kepada kru kabin.

“Sesuai prosedur keselamatan penerbangan, awak kabin langsung melakukan konfirmasi. Namun penumpang tetap bersikeras dengan pernyataannya,” jelas Neni dalam keterangan resminya pada Minggu (3/8).

Baca Juga  Lion Air Antisipasi Kebutuhan Haji dengan Menyiapkan Lima Pesawat Airbus A330

Ancaman tersebut segera dilaporkan kepada kapten pilot dan petugas darat. Penerbangan pun dibatalkan, dan pesawat diarahkan kembali ke apron. Penumpang yang membuat kegaduhan akhirnya diturunkan dan diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.(des*)