Tekno  

Tak Semua Negara Nikmati Internet Murah, Ini 10 yang Termahal di Dunia

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta – Kebutuhan akan internet cepat dan terjangkau semakin tak terelakkan di era digital saat ini. Internet kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Sayangnya, tak semua negara memiliki akses internet dengan biaya yang bersahabat.

Meski banyak negara telah membangun infrastruktur digital dengan harga layanan yang kompetitif, masih ada beberapa wilayah yang justru menghadapi tarif internet selangit. Biaya satu gigabyte data bahkan bisa mencapai ratusan ribu rupiah.

Berikut ini adalah daftar 10 negara dengan biaya internet termahal di dunia berdasarkan data terbaru tahun 2025:

1. Zimbabwe
Menempati peringkat pertama, Zimbabwe membebankan biaya sekitar Rp689.000 per 1 GB. Kurangnya infrastruktur modern dan tingginya ketergantungan pada jaringan lama menyebabkan tingginya tarif internet di negara ini.

2. Falkland Islands
Pulau terpencil ini menghadapi kendala geografis yang ekstrem, sehingga biaya internet mencapai Rp639.000 per GB. Infrastruktur komunikasi berbasis satelit membuat operasionalnya sangat mahal.

3. Saint Helena
Dengan populasi kecil dan lokasi yang terisolasi, harga internet di Saint Helena mencapai Rp631.000 per GB, sebagian besar disebabkan oleh ketergantungan pada koneksi satelit.

4. Sudan
Kondisi politik yang tidak stabil dan kurangnya persaingan di sektor telekomunikasi membuat harga internet di Sudan mencapai Rp500.000 per GB.

5. São Tomé and Príncipe
Negara kepulauan di Afrika ini membebankan sekitar Rp470.000 per GB. Isolasi geografis serta terbatasnya penyedia layanan internet membuat biaya akses sangat tinggi.

6. Yaman
Konflik berkepanjangan berdampak besar terhadap sektor digital di Yaman. Tarif internet bisa mencapai Rp450.000 per GB, diperparah oleh keterbatasan infrastruktur dan faktor keamanan.

7. Turkmenistan
Kebijakan ketat pemerintah dan akses digital yang terbatas menyebabkan harga 1 GB data di negara ini mencapai Rp420.000.

8. Burundi
Negara kecil di Afrika Timur ini masih mengalami kendala besar dalam pemerataan akses internet. Biaya 1 GB data berkisar Rp410.000, dengan jaringan yang belum merata.

9. Guinea-Bissau
Sebagai salah satu negara termiskin di Afrika Barat, tarif internet di Guinea-Bissau mencapai Rp400.000 per GB, karena kurangnya investasi di sektor digital.

10. Cayman Islands
Meskipun dikenal sebagai destinasi wisata premium, harga internet di wilayah ini tetap tinggi, mencapai Rp390.000 per GB. Hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan infrastruktur lokal dan kebutuhan akan layanan eksternal.

Kenapa Internet Bisa Sangat Mahal?
Mayoritas negara dalam daftar ini memiliki tantangan geografis seperti lokasi terpencil, atau kondisi politik dan ekonomi yang belum stabil. Kombinasi dari minimnya infrastruktur, ketergantungan pada koneksi satelit, serta rendahnya kompetisi antarpenyedia menjadi pemicu utama tingginya biaya layanan data.

Sebaliknya, negara-negara dengan konektivitas kuat seperti India, Kolombia, Italia, dan Prancis mampu menyediakan internet dengan harga jauh lebih murah berkat infrastruktur yang mapan dan persaingan industri yang sehat.

Perbedaan harga ini mencerminkan masih besarnya kesenjangan akses digital antarwilayah di dunia. Tantangan ini menjadi perhatian penting bagi pengembangan teknologi global yang inklusif dan setara.(BY)