Sawahlunto Tanggap Darurat Bencana, 550 Jiwa Terdampak

“Kepada masyarakat Sawahlunto, kami imbau agar tetap waspada dalam masa musim penghujan ini dan tetap bertawakal kepada Allah SWT,” sebutnya.

Ditanya soal kondisi pelebaran jalan di Desa Kubang Tangah, Masrisal mengklaim bahwa pekerjaan tersebut telah sesuai dengan perencanaan, namun kondisi alam lah yang mengakibatkan tanah longsor di desa tersebut.

“Solusi untuk yang longsor-longsor itu diantisipasi dengan merubah sistem atau model jalan dengan trap atau ben. Dan tahun ini (2023-red) bakal ada pekerjaan perbaikan jalan (Desa Kubang Tangah-red),” sambungnya.

Kepala Desa Kubang Tangah, Rice mengatakan bahwa ada 42 rumah warganya yang terdampak bencana longsor, 7 rumah tidak bisa ditempati lagi serta ada 28 titik akses jalan atau fasilitas umum yang terdampak bencana.

“Antisipasi awal kami pada Rabu subuh 3 Mei 2023 lalu, pemerintah desa bersama-sama tokoh masyarakat bekerjasama untuk mengevakuasi warga yang terdampak bencana dan kami melakukan kordinasi kepada BPBD dan pimpinan untuk menyampaikan bencana yang terjadi di desa kami,” ujar Rice didampingi Camat Lembah Segar Afriandes.

Baca Juga  Karyawan dan Keluarga PTBA-PO Divaksinasi Covid19

Selaku pemerintah Desa Kubang Tangah beserta masyarakat, Rice mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan bantuan kemanusiaan dari Komisi III dan Ketua DPRD Kota Sawahlunto. Mudah-mudahan dengan kehadiran Ketua DPRD dan Komisi III dapat mencarikan solusi kedepannya.

“Sampai hari ini, kami belum tahu solusi dari masalah rumah yang dihuni masyarakat ini (terdampak longsor-red), apakah nanti bisa cepat pembangunannya. Kami pemerintah desa juga mempunyai rekening untuk bencana alam dengan menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) ataupun Dana Desa (DD) dan kami harus memenuhi regulasinya.

Baca Juga  Api Hanguskan Pasar Silungkang di Sawahlunto

Karena memang kondisi kami saat ini, untuk bencana alam ada anggaran Rp200 ribu. InsyaAllah kami berusaha dengan anggaran yang ada dilakukan pergeseran untuk cepat tanggap dengan kondisi sekarang. Kami juga telah mengeluarkan keputusan kepala desa pada tanggal 4 Mei 2023 tentang darurat bencana di Desa Kubang Tangah untuk bisa memakai Dana Desa dari pemerintah pusat,” tandasnya.