Konsumsi Alpukat Setiap Hari, Tubuh Lebih Fit dan Bebas Peradangan

Ada beberapa manfaat makan alpukat setiap hari.
Ada beberapa manfaat makan alpukat setiap hari.

Jakarta Alpukat dikenal sebagai buah yang lezat sekaligus menyehatkan, dan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Namun, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh jika buah ini dikonsumsi setiap hari?

Buah alpukat berukuran sedang memiliki tekstur lembut dengan warna daging kuning kehijauan. Di Indonesia, alpukat umumnya diolah menjadi jus segar atau smoothie, meskipun tak jarang pula dijadikan topping roti panggang atau campuran salad.

Yang menjadikan alpukat spesial adalah kandungan gizinya yang melimpah. Buah ini kaya akan berbagai vitamin, mineral, serta serat yang bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, alpukat merupakan sumber lemak sehat dan prebiotik alami.

Mengutip dari Very Well Health, kandungan dalam satu buah alpukat ukuran sedang mencakup:

Sekitar 80 kalori

1 gram protein

4 gram karbohidrat

3,4 gram serat

1 gram lemak

254 mg kalium

0,73 mg vitamin B5

44,5 mcg folat

85 mcg tembaga

10,5 mcg vitamin K

Buah ini juga mengandung asam oleat, yaitu jenis lemak tak jenuh tunggal yang juga ditemukan dalam minyak zaitun. Asam ini dikenal dapat mendukung kesehatan jantung.

Apa Dampaknya Bila Rutin Makan Alpukat?

Berikut beberapa manfaat yang bisa dirasakan jika Anda mengonsumsi alpukat secara rutin:

1. Menurunkan Peradangan

Sebuah studi mengungkapkan bahwa makan alpukat setiap hari dapat menurunkan kadar protein C-reaktif (CRP), yaitu indikator utama peradangan dalam tubuh. CRP yang tinggi sering dikaitkan dengan penyakit kronis seperti artritis, jantung, hingga beberapa jenis kanker.

2. Menyehatkan Jantung

Alpukat terbukti mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL), yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. Penelitian juga menunjukkan bahwa mengganti sebagian karbohidrat harian dengan alpukat bisa memperbaiki aliran darah dan menurunkan trigliserida.

3. Dukung Fungsi Otak

Konsumsi alpukat secara konsisten dapat meningkatkan kadar lutein dalam darah. Lutein dikenal baik untuk fungsi kognitif, daya ingat visual, dan kesehatan mata.

4. Meningkatkan Keseimbangan Mikroba Usus

Penelitian lain menunjukkan bahwa alpukat mampu meningkatkan jumlah bakteri baik dalam sistem pencernaan. Kandungan serat dan SCFA (short-chain fatty acids) yang dihasilkan dari fermentasi serat juga membantu mengatur suasana hati dan fungsi otak.(BY)