Padang – Menyukseskan pemilihan kepala daerah (pilkada) walikota dan wakil walikota, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang mulai melakukan sosialisasi tahapan pilkada di kecamatan.
Kepala Kesbangpol Kota Padang Mursalim mengatakan, ditargetkan dalam bulan April ini sosialisasi tahapan pilkada di 11 kecamatan dapat diselesaikan.
Sosialisasi tahapan pilkada pertama kali tingkat kecamatan diadakan di Kecamatan Padang Barat. Kesbangpol datang bersama dengan komisi pemilihan umum (KPU), panitia pengawas pemilu (Panwaslu), pihak keamanan seperti kepolisian, TNI dan Satpol PP. “Ini sosialisasi tingkatan kecamatan yang pertama kali diadakan Kesbangpol,” ujar Mursalim, Senin (9/4).
Dikatakan, sukses atau gagalnya pilkada merupakan tanggung jawab Pemerintah Kota Padang secara keseluruhan. Suksesnya pilkada, selain terpilihnya walikota dan wakil walikota adalah terciptanya stabilitas, keamanan, kenyamanan. Tidak adanya konflik, lapor melapor antara kandidat.
“Supaya tidak ada konflik, maka tingkat partisipasi harus ditingkatkan. Kami menargetkan sekitar 70 persen tingkat partisipasi pemilih,” sebutnya.
Camat Padang Barat Eri Sendjaya mengatakan, di wilayahnya ada 27.060 ribu pemilih pada pilkada 27 Juni yang terdata. Dengan jumlah TPS sebanyak 92.
“Kami menargetkan sekitar 20 ribu pemilih atau 74 persen pada pilkada tahun ini,”ujar Eri Sendjaya.
Tahun-tahun sebelumnya partisipasi masyarakat di Padang Barat cukup rendah. Paling hanya berkisar di angka 14 ribu pemilih atau sekitar 50 persen.
Untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan melakukan beberapa cara. Di antaranya mengintensifkan setiap kegiatan yang ada di kecamatan dan kelu rahan. Nantinya, setiap kegiatan yang mengundang masyarakat maka akan diselipkan mengenai pilkada, dan mengajak untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS).
Sistem multilevel marketing (MLM) dengan melibatkan petugas PPK, ASN, dan RW, dan RT lebih kurang berjumlah sekitar 400 orang. Jadi setiap mereka minimal berkewajiban untuk membawa pemilih sekitar 50 orang.
“Kalau setiap orang bisa membawa 50 orang pemilih. Maka target 20 ribu pemilih akan bisa dicapai,”jelasnya.
(403)












