Rahasia Kopi Americano, Bantu Diet atau Hanya Tren Sementara?

Diet kopi americano viral di media sosial dan diklaim ampuh menurunkan berat badan.
Diet kopi americano viral di media sosial dan diklaim ampuh menurunkan berat badan.

Jakarta – Tren diet kopi Americano tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Seorang pengguna TikTok mengklaim bahwa konsumsi kopi hitam tanpa gula membantunya menurunkan berat badan secara signifikan.

Dalam unggahannya, ia mengaku awalnya bukan penikmat kopi. Namun, setelah rutin mengonsumsi Americano, ia merasakan perubahan pada tubuhnya, terutama dalam hal penurunan berat badan dan berkurangnya nafsu makan.

Kopi Americano dan Penurunan Berat Badan
Menurut dokter spesialis gizi, Putri Sakti, Americano dapat menjadi pilihan minuman sehat yang mendukung program diet, selama dikonsumsi tanpa tambahan gula atau pemanis lainnya serta tidak memicu kenaikan asam lambung.

“Americano boleh dikonsumsi secara rutin, asalkan tidak ditambahkan gula atau pemanis, serta tidak menyebabkan gangguan asam lambung,” ujar Putri, Senin (8/10).

Namun, ia menegaskan bahwa diet dengan kopi Americano saja tidak cukup untuk menurunkan berat badan. Konsumsi kopi ini perlu diimbangi dengan pola makan bergizi, aktivitas fisik yang cukup, serta istirahat yang memadai agar hasilnya lebih optimal.

Baca Juga  Tren Berbahaya di X, Teknologi AI Dipakai untuk ‘Menelanjangi’ Korban Secara Digital

“Pola makan harus tetap disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian serta mengandung nutrisi yang seimbang,” tambahnya.

Manfaat Kopi Hitam dalam Proses Diet
Kopi hitam tanpa gula dikenal sebagai minuman rendah kalori. Mengutip dari Healthline, secangkir kopi hitam tanpa tambahan gula hanya mengandung sekitar 5-10 kalori.

Kafein, sebagai salah satu senyawa aktif dalam kopi, diketahui memiliki manfaat dalam proses pembakaran lemak. Zat ini bekerja dengan menstimulasi sistem saraf, yang kemudian mengirimkan sinyal ke sel-sel lemak untuk memecahnya menjadi energi.

Selain itu, kopi juga berkontribusi pada peningkatan laju metabolisme. Semakin tinggi metabolisme tubuh, semakin cepat proses pembakaran lemak terjadi. Studi menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan laju metabolisme sebesar 3-11 persen, dengan mayoritas peningkatan berasal dari pembakaran lemak.

Namun, efek ini lebih signifikan pada individu dengan berat badan normal dibandingkan mereka yang mengalami obesitas. Studi menunjukkan bahwa kafein mampu meningkatkan pembakaran lemak hingga 29 persen pada orang dengan berat badan ideal, tetapi hanya sekitar 10 persen pada individu dengan kelebihan berat badan.

Baca Juga  Liburan Lebaran di Bali? Ini Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi!

Perhatikan Konsumsi Kopi bagi Penderita Asam Lambung
Meskipun diet kopi Americano dianggap dapat membantu menurunkan berat badan, konsumsi kopi tetap harus diperhatikan, terutama bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan seperti GERD.

Penderita GERD disarankan untuk menghindari kopi karena dapat merangsang produksi asam lambung yang berlebihan. Jika tetap ingin mengonsumsinya, sebaiknya kopi diminum setelah makan agar tidak memperburuk kondisi lambung.(BY)