Yota Balad Monitoring Pelaksanaan Diklat 3 in 1 Bagi Warga Kota Pariaman

Kota Pariaman – Diklat 3 in 1 merupakan pendidikan vokasi berbasis kompetensi untuk menyiapkan tenaga kerja ahli di sektor industri dengan pelatihnya yang mempunyai ilmu dan keterampilan yang diberikan oleh Instruktur yang berkompeten dibidangnya. 

Seperti yang dilaksanakan di Desa Rambai, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, mengadakan Diklat 3 in 1 pembuatan hiasan busana dengan alat jahit tangan angkatan ke 26 dengan fokus pada sulaman kepala peniti.

Pelaksanaan diklat 3 in 1 tersebut, juga di monitoring langsung oleh Wali Kota Pariaman terpilih dalam Pilkada serentak pada 27 November 2024 lalu, yakni Yota Balad yang datang menyaksikan langsung kegiatan pelatihan tersebut.

Yota Balad mengungkapkan, kegiatan pelatihan menyulam sulaman kapalo peniti ini merupakan cikal bakal peserta yang akan menjadi pelaku industri kreatif rumah tangga yang akan menjadi daya tarik masyarakat dan wisatawan yang masuk ke Kota Pariaman.

Baca Juga  Wali Kota Yota Balad Apresiasi Antusiasme Peserta Lomba Lari

Ia sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Nantinya, setelah ia dilantik bersama wakil Wali Kota, akan siap kembangkan lagi pelatihan-pelatihan ini guna peningkatan ekonomi keluarga bagi warga Kota Pariaman.

“ Kita mengajak hasil dari pelatihan ini, para peserta mampu tingkatkan inovasi dan kreativitas dalam bidang kerajinan serta mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri untuk membantu pendapatan ekonomi keluarga,” sebut Yota.

Sementara itu, Dedi Iskandar, sang instruktur mengatakan, ini merupakan hasil kerjasama dengan Balai Diklat Industri (BDI) Padang, yang nantinya para peserta setelah dilakukan diklat ini akan diberikan sertifikat, Jumat (13/12/2024).

Adapun untuk para peserta, berasal dari desa/kelurahan yang ada di Kota Pariaman yakni Desa Rambai, Desa Simpang Kurai Taji, Desa Punggung Lading, Desa Kampung Kandang, Desa Sungai Pasak Dan Desa Manggung yang berjumlah 50 orang yang siap langsung membuka usaha sendiri untuk membantu perekonomian keluarga dengan keterampilan yang telah di dapat.

Baca Juga  Yota Balad Resmi Buka Kejurda Sepatu Roda Sumbar di Sirkuit Pantai Cermin

Ia berharap, dengan adanya diklat ini, pembuatan Hiasan Busana dengan alat jahit tangan Sulaman Kapalo Peniti, baik desain dan motif dari produk sulaman dan bordir Kota Pariaman, bisa lebih berkembang serta dapat merangsang kreatifitas dan inovasi produk dari pengrajin dan mampu bersaing dengan pelaku usaha lainnya.(fad)