| Anggota kepolisian dari Polsek BIM dan Batang Anai saat memberikan pelayanan vaksinasi kerjasama dengan BINDA. (ist) |
Kasang – Jajaran Polsek Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Polsek Batang Anai, dan Badan Intelejen Negara Daerah (BINDA) Sumatra Barat (Sumbar) sukses menggelar kegiatan vaksinasi Kamis (9/12). Dari 472 orang yang mendaftar, berhasil divaksin sebanyak 425 orang.
“Ada 47 orang yang vaksinasinya ditunda, karena alasan kesehatan. Jadi yang tervaksin sebanyak 425 orang, terdiri dari 145 orang vaksin dosis pertama, dan 280 orang dosis kedua,” terang Kepala Polsek (Kapolsel) BIM, Ipda Akbar Kharisma Tanjung, kemarin.
Peserta vaksinasi menurut kapolsek merupakan warga di Kecamatan Batang Anai. Mereka sebagian besar difasilitasi jajaran kepolisian untuk mengikuti vaksinasi di halaman Masjid Al Mubarak, Korong Sungai Pinang, Kenagarian Kasang, Kecamatan Batang Anai tersebut.
Agar tak terjadi kerumunan, maka peserta diatur sedemikian rupa dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Bahkan, panitia menurutnya juga menyiapkan masker untuk mengantisipasi adanya warga yang datang ke lokasi gerai vaksinasi tanpa masker. “Intinya, vaksin berjalan dengan baik, protokol kesehatan tak terabaikan,” tegasnya.
Adapun jenis vaksin yang diberikan kepada masyarakat adalah Sinovac, Pfizer, dan Moderna. Vaksin-vaksin itu disuntikkan oleh tenaga kesehatan yang berasal dari Dinas Kesehatan, Puskesmas Pasar Usang, dan Binda Provinsi Sumatra Barat.
Beberapa warga yang divaksin mengatakan, mereka mau divaksin karena menyadari pentingnya menjaga diri dari serangan covid-19. Apalagi, belakangan ini di sejumlah negara mulai bermunculan varian baru yang cukup menakutkan. “Jadi kami mau divaksin, supaya terhindar dari serangan Covid-19, karena dengan vaksin, bisa meningkatkan imun tubuh,” kata salah seorang warga bernama, David.
Kapolsek juga mengajak warga segera divaksinasi dengan vaksin Covid-19, demi terhindar dari serangan virus corona. Dia berharap, dengan percepatan vaksinasi di kabupaten yang juga terkenal dengan coklatnya itu, kekebalan kelompok atau herd immunity bisa segera terwujud. (von)
Editor : Edwardi












