Padang  

Padang Rayakan Hari Jadi dengan Pawai Etnis dan Seni Tradisional

Pawai
Pertunjukkam barongsai dari etnis Tionghoa

Padang Perayaan ulang tahun ke-355 Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) pada 2024 diramaikan dengan penampilan berbagai etnis yang tinggal di daerah tersebut pada Selasa (6/8) malam.

Berbagai pertunjukan dan seni tradisional ditampilkan di hadapan pengunjung pawai yang memadati Jalan M Yamin, tepat di depan kantor Balai Kota lama.

“Padang adalah wilayah yang dihuni oleh berbagai etnis, dan hal ini merupakan modal kuat bagi Kota Padang untuk maju dan berkembang,” ujar Pejabat Wali Kota Padang Andree H Algamar di Padang, Selasa malam.

Ia menambahkan, dalam kegiatan pawai telong-telong yang diadakan malam itu, pihaknya memberikan kesempatan kepada setiap kecamatan dan etnis untuk menampilkan pertunjukan mereka.

Etnis yang berpartisipasi dalam acara tersebut termasuk etnis Tionghoa, India, Sunda, Jawa, dan Minangkabau.

Etnis Tionghoa memukau pengunjung dengan pertunjukan barongsai, sementara etnis Jawa menampilkan seni tradisi seperti reog dan kuda lumping.

Etnis mayoritas di Padang juga menunjukkan busana adat seperti baju Bundo Kanduang, Suntiang, serta peralatan musik seperti gandang tasa.

Selain menonjolkan keberagaman, sebelas kecamatan di Padang juga memperlihatkan keunggulan dan potensi daerah masing-masing.

Sepanjang perjalanan pawai, terdapat pertunjukan musik dan drum band oleh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), serta partisipasi dari perbankan yang turut meramaikan acara.

Salah seorang warga, Yogi (35), menyambut positif beragam penampilan dalam acara tersebut, yang menurutnya dapat memperkenalkan kekayaan dan keragaman Padang.

“Dari acara ini saya dapat melihat berbagai seni dan tradisi dari berbagai etnis. Ini tidak hanya menghibur tetapi juga menjalin keakraban di antara warga Padang,” katanya.

Kegiatan pawai malam itu berlangsung di Jalan M Yamin, tepat di depan Kantor Balai Kota lama, di mana para peserta pawai melakukan aksi berjalan kaki.(des)