Jakarta – Hubungan bilateral yang erat antara Pemerintah Indonesia dan Federasi Rusia kembali dipertegas melalui kunjungan kerja Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto, ke Rusia. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia.
Dalam keterangan tertulis yang dilansir dari Infopublik pada Sabtu (3/8/2024), Menhan Prabowo menyampaikan salam hangat dari Presiden RI, Joko Widodo, serta menyoroti hubungan persahabatan yang telah terjalin lama antara kedua negara.
“Dukungan historis yang diberikan Rusia (sebelumnya Uni Soviet) kepada Indonesia, termasuk dalam bidang infrastruktur dan militer, menjadi dasar kuat untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Rusia,” ujar Menhan Prabowo.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda utama, termasuk kerja sama di bidang pertahanan, ketahanan pangan dan energi, pendidikan, serta rencana pemberian beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk belajar di Rusia. Peningkatan kolaborasi dalam pemanfaatan energi nuklir dan pengembangan pariwisata juga menjadi fokus diskusi.
“Selain ketahanan pangan dan energi, fokus utama saya adalah pendidikan. Saya berencana memulai program beasiswa besar-besaran untuk mengirim siswa kita ke luar negeri, terutama untuk pelatihan medis,” ungkap Menhan Prabowo.
“Kami ingin, jika memungkinkan, mengirim para pemuda dan pemudi kita untuk belajar di universitas dan institut teknik di Rusia,” tambahnya.
Menhan Prabowo juga menegaskan kembali keinginannya untuk melanjutkan dan memperluas kerja sama antara kedua negara. “Saya ingin mengundang delegasi Rusia ke konferensi dan pameran pertahanan yang akan kami selenggarakan pada November 2024,” tutup Menhan.
Kunjungan ini menandai langkah penting dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia serta membuka peluang baru untuk kerja sama di berbagai bidang strategis bagi kedua negara.(des)












