Disdikbud Agam Gelar Rakor Sosialisasi Pokja Bunda PAUD


Ketua DPRD Agam Dr. Novi Irwan menghadiri penutupan Diklat 3 in 1 pembuatan hiasan busana dengan alat jahit Angkatan XXXVI, di aula kantor Camat Kamang Magek, Senin (16/8). (ist)


Lubuk Basung – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kecamatan se-Kabupaten Agam mengikuti rapat koordinasi mengenai sosialisasi Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam,di aula kantor bupati, Jumat (20/8).

Rakor berlangsung sesuai protokol kesehatan Covid-19 ini dibuka Bunda PAUD Agam, Yenni Andri Warman.

Turut dihadiri juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, Isra dan sejumlah kepala OPD terkait.

Ketua Panitia Pelaksana, Yenni Sofnidel, mengatakan, keberadaan Pokja Bunda PAUD untuk memantapkan peran Bunda PAUD dalam menggerakkan peningkatan layanan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini.

“Di masa pandemi ini urgensi peran Pokja Bunda PAUD sebagai penggerak utama semakin kuat,” katanya.

Pokja Bunda PAUD diharapkan dapat menggerakkan semua pihak melalui kepedulian dan pemberdayaan peran serta masyarakat dalam mendukung satuan PAUD.

Baca Juga  Direktorat SD dan HSNI Gelar FGD Kejar Mutu

“Oleh sebab itu, kita lakukan saat ini sosialisasi mengenai Pokja Bunda Paud,”katanya. Untuk tingkat kabupaten sendiri kita belum membentuk, rencananya dalam waktu dekat ini kemudian baru dilanjutkan tingkat kecamatan.

Ny. Yennita Andri Warman mengapresiasi sosialisasi Pokja Bunda PAUD yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam.

“Kita mendukung penuh dengan rencana pembentukan Pokja Bunda PAUD ini, sehingga bisa membantu kita di lapangan terutama di bidang penguatan kemitraan,” katanya.

Anak usia dini saat ini merupakan investasi penting dalam menjawab tantangan Indonesia Emas pada Tahun 2045 mendatang. Pendidikan keluarga penting karena keluarga adalah kelompok terkecil dari sebuah masyarakat.

“Keluarga harus menjadi pencetak karakter anak, maka penguatan ketahanan keluarga adalah pondasinya,” katanya.

Menanggapi kegiatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam Isra menyatakan perlu adanya sinergitas program Pokja Bunda PAUD dengan berbagai pemangku kepentingan baik instansi pemerintah, swasta maupun organisasi mitra. Sehingga, pengembangan pendidikan anak usia dini di Agam dapat terintegrasi dalam satu bentuk kerja sama.

Baca Juga  Gaji ke-13 PNS Cair Hari Ini

“Kerja sama dapat terwujud jika ada komunikasi, koordinasi dan kolaborasi,”katanya.

Jadi, mari kita wujudkan komponen-komponen kerja sama ini, sehingga menjadi kesepakatan bersama.

Hal tersebut menjadi tantangan juga bagi Pokja Bunda PAUD di kabupaten maupun kecamatan, dalam sinergi dan kolaborasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah dan organisasi mitra PAUD. (suardi)