Lima Pasien Covid-19 Meninggal dalam Sehari

Muharwan

Tanah Datar – Penularan Virus Corona di Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, terbilang masih tinggi. 

Selain banyaknya tambahan konfirmasi, pasien positif Covid-19 yang meninggal pun cukup banyak. Angka pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia pekan kemarin, tercatat pada Sabtu (21/8), yakni lima orang. Total warga meninggal menjadi 159 orang.

Kasubag Humas Setdakab Tanah Datar Muharwan menjelaskan, lima pasien yang meninggal dalam sehari itu adalah: perempuan pedagang berusia 67 tahun warga Nagari Limo Kaum, ibu rumah tangga 70 tahun warga Nagari Baringin, pensiunan laki-laki berusia 68 tahun warga Nagari Baringin, wiraswasta perempuan berusia 32 tahun warga Nagari Singgalang, dan laki-laki berusia 81 tahun warga Nagari Tabek.

Tambahan kasus konfirmasi pada Sabtu-Minggu (21-22/8) berjumlah 61 orang yang masih didominasi ibu rumah tangga, balita, anak-anak pelajar, mahasiswa, dan tenaga kesehatan (nakes).

Dalam dua hari itu, ibu rumah tangga terkonfirmasi sebanyak 15 orang; balita, anak-anak, pelajar dan mahasiswa sebanyak 18 orang; dokter, bidan, perawat, dan nakes lainnya lima orang; guru dan dosen empat orang; ASN empat orang; polisi dua orang; pensiunan empat orang; pedagang dan petani tiga orang; serta karyawan swasta dan wiraswasta enam orang.

Baca Juga  Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia

Bila ditelusuri berdasarkan nagari asal, tambahan kasus konfirmasi positif dalam dua hari itu terdiri dari Nagari Simpuruik satu orang, Tanjung Barulak Tanjungemas 5 orang, Limo Kaum 10 orang, Batipuah Ateh 3 orang, Tanjung Barulak Batipuah satu orang, dan Nagari Batu Bulek dua orang.

Berikutnya Nagari Tabek 3 orang, Salimpauang 2 orang, Simabur satu orang, Gurun 2 orang, Baringin 10 orang, Labuah satu orang, Singgalang satu orang, Simawang 5 orang, Bungo Tanjuang satu orang, Tanjuang Bonai satu orang, Taluak satu orang, Tigo Jangko satu orang, Pangian satu orang, Sungai Tarab 5 orang, dan Pagaruyuang dua orang.

Nagari Padanglaweh Malalo satu orang, Batu Taba satu orang, Rambatan 2 orang, III Koto Padangluar satu orang, Saruaso 5 , Batu Basa satu orang, Panyalaian dua orang, Pariangan satu orang, Sawah  Tangah satu orang, dan Sumpu satu orang.

Baca Juga  Pahlawan Bertaruh Nyawa Demi Bangsa

‘’Akumulasi kasus konfirmasi sebanyak 1.599 orang; terdiri dari 739 orang isolasi mandiri, 3.661 orang sembuh, 159 orang meninggal, dan 119 orang menjalani perawatan pada sejumlah rumah sakit di Padang, Padang Pariaman, Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh, Batusangkar, Solok, dan Solok Selatan,” jelasnya.

Bupati Eka Putra dan Wakil Bupati Richi Aprian, menurut Muharwan, setiap kali bertemu masyarakat dan pada kegiatan-kegiatan rapat dinas, baik virtual maupun hadir langsung, selalu mengajak agar senantiasa menegakkan protokol kesehatan dengan ketat. (von)