PWRI Koto Tangah Terima Bantuan Dana dari PWRI Kota Padang

Ketua PWRI Koto Tangah, H. Bagindo Zaini Boy memaparkan kondisi PWRI Koto Tangah kepada Wakil Ketua II dan Tim IV PWRI Kota Padang. (ist)

Padang – Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kecamatan Koto Tangah mendapatkan bantuan dana operasional dari PWRI Padang. Bantuan itu diserahkan Wakil Ketua II PWRI Padang, H. Arsyaf Sani, Sabtu (21/8) di aula Kantor Camat Koto Tangah.

Arsyaf Sani mengatakan, kedatangannya bersama Tim IV PWRI Padang hari itu selain menyerahkan bantuan juga bersilaturahmi dengan anggota dan pengurus PWRI Koto Tangah. “Silaturahmi memperpanjang umur dan menumbuhkan semangat, karena kita bisa saling tukar pikiran,” kata pensiunan Bank BNI itu.

PWRI disampaikan adalah organisasi para pensiunan. Pada mulanya, memang hanya beranggotakan pensiunan pegawai negeri sipil saja. Namun seiring perkembangannya, organisasi ini juga menerima keanggotaan dari pensiunan BUMN, BUMD, dan lainnya. Meski pensiun, mereka tetap berharap bisa memberikan kontribusi bagi keberlangsungan bangsa dan negara. Di Padang, mereka berharap bisa turut memberikan kontribusi dan kontrol sosial kepada pemerintah kota. 

Baca Juga  Kunjungi Studio Erizal Art, Wako Fadly Amran Takjub Melihat Karya Erizal

Secara internal, organisasi ditegaskan Wakil Ketua II PWRI Padang itu akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan anggota sesuai program kerja kepengurusan PWRI Padang periode 2018-2024. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban pengurus dan anggota dalam menjalankan organisasi tersebut. Dulu, sebelum pandemi, dana bantuan bahkan digunakan untuk wisata sehat bagi anggota PWRI. 

Ketua PWRI Koto Tangah, H. Bagindo Zaini Boy berterimakasih atas bantuan yang diberikan PWRI Padang dengan nilai Rp2,5 juta. “Alhamdulillah, kita dibantu sebesar Rp2,5 juta dari kebutuhan Rp3,5 juta sesuai pengajuan dalam proposal,” katanya.

Pensiunan Direktorat Jenderal Pajak ini mengatakan, PWRI Koto Tangah beranggotakan 232 orang pensiunan. Namun, dalam beragam kegiatan paling banyak diikuti 70 anggota. Saat ini, untuk penambahan anggota diakuinya agak sulit, meski mereka tetap menghubungi para pensiunan sesuai data yang didapatkan dari Pemko Padang.

Baca Juga  BMKG Ungkap Fenomena Hujan Lebat Saat Musim Kemarau di Sulsel

Koto Tangah sendiri disampaikannya merupakan kecamatan terluas di Kota Padang, yakni 2/3 dari luas kota bingkuang itu. “Di kecamatan ini, paling banyak pensiunan, tapi sedikit yang mendaftar menjadi anggota,” sesalnya. H. Bagindo Zaini Boy sendiri sudah dua periode dipercaya memimpin PWRI Koto Tangah, tepatnya sejak Maret 2015. (yuni)