Walikota Erman Safar Berbagi Tips untuk Menjadi Orang Sukses

Nadiatul Khairiah, S.STP

Bukittinggi – Walikota H.Erman safar berbagi tips untuk menjadi orang sukses kepada peserta kuliah umum sekolah keluarga di balerong Rumah Dinas Belakang Balok Bukittinggi, Senin (30/8).

 “Ada lima kunci kesuksesan versi dirinya,”ujar wako Erman Safar saat memberikan kuliah umum tersebut.

Dikatakannya, tips atau kunci sukses itu di antaranya,  restu orang tua dalam setiap perjuangan. Kedua, orang tua harus “tega” untuk tidak memanjakan anak dan mengarahkan anak untuk mandiri sejak dini.  Ketiga, paksa diri untuk beradaptasi dengan suasana baru. Mau keluar dari “sarang” dan jangan nyaman dengan posisi nyaman. Keempat, rajin membaca buku dan pengetahuan lain di luar pelajaran sekolah. Kelima, tetap cari keluarga dan korelasi untuk pengembangan diri.

Baca Juga  Waduh, Rusia Sebut Kapal Perangnya Usir Kapal Selam AS di Pasifik

Menguraikan kiat-kiat tersebut, Wako ungkapkan kelima hal tersebut dia terapkan sedari kecil hingga berhasil menjadi seorang pengusaha. 

Wako juga ungkapkan, kelima hal itu juga yang menjadi penunjang kesuksesannya bisa terpilih menjadi Walikota Bukittinggi saat ini. 

Wako Erman Safar juga mengakui, dalam menjalani kelima kiat tersebut, tidak jarang ia mengalami masa-masa susah dan penderitaan. 

Namun, masa-masa susah dan penderitaan itu yang membuatnya bertekad untuk mengubah nasib.

Sementara Kepala Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi Tati Yasmarni menyebutkan,  penyelenggaraan program Sekolah Keluarga 2021 telah memasuki tahun ke tiga. 

Penyelenggaraan Sekolah Keluarga setiap angkatan/tahun terdiri dari 16 kali pertemuan, dengan perincian: 4 kali merupakan sesi kuliah umum dan 12 kali merupakan sesi pertemuan tatap muka bertahap.

Dalam laporanya Tati Yasmarni menjelaskan  penyelenggaraan Sekolah Keluarga merupakan salah satu strategi Pemko Bukittinggi untuk meningkatkan indeks pembangunan keluarga dari segi ketentraman, kemandirian dan kebahagiaan. Program ini juga sejalan dengan ‘Tujuh HEBAT Bukittinggi’ yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021—2026, sebagaimana harapan Wali Kota Bukittinggi. (melati)