Padang  

BULOG Sumbar Tingkatkan Serapan Beras Petani pada 2026

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Maruly Abraham Syah menyampaikan apresiasi.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Maruly Abraham Syah menyampaikan apresiasi.

Padang – Perum Badan Urusan Logistik (BULOG) Kantor Wilayah Sumatera Barat mencatat pencapaian baru dalam upaya memperkuat ketahanan pangan.

Hingga 8 Oktober 2026, realisasi pengadaan beras setara beras melalui skema Public Service Obligation (PSO) di Sumatera Barat mencapai 4.573 ton. Sementara itu, realisasi pengadaan secara nasional tercatat sebanyak 4.115.014 ton.

Pencapaian tersebut menjadi rekor pengadaan tertinggi sepanjang sejarah BULOG. Keberhasilan ini juga menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menjalankan penugasan pemerintah dan melampaui target pengadaan sebelum berakhirnya tahun 2026.

Di Sumatera Barat, realisasi serapan tahun ini meningkat dibandingkan capaian sepanjang 2025 yang tercatat sebesar 3.709 ton. Dengan demikian, pengadaan beras hingga awal Oktober 2026 telah melampaui realisasi tahun sebelumnya.

Pada tingkat nasional, pengadaan yang menembus 4,11 juta ton turut mencatatkan sejarah baru. Jumlah tersebut melampaui rekor sebelumnya pada 2012, ketika pengadaan beras BULOG mencapai sekitar 3,65 juta ton.

Capaian ini merupakan hasil dari upaya BULOG dalam menyerap hasil panen petani, memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), serta menjaga stabilitas rantai pasok pangan dari produsen hingga konsumen.

Proses pengadaan dilakukan melalui jaringan operasional BULOG di berbagai daerah sentra produksi. Dalam pelaksanaannya, BULOG menjalin kerja sama dengan kelompok tani, pengusaha penggilingan padi, serta berbagai pihak terkait untuk mengoptimalkan penyerapan hasil panen.

Sepanjang 2026, BULOG juga terus memperkuat strategi pengadaan melalui perluasan jaringan pembelian langsung di tingkat petani, pembenahan fasilitas pergudangan, serta percepatan penyerapan ketika musim panen raya berlangsung.

Baca Juga  Bapanas Imbau Masyarakat Tak Panik Hadapi Lonjakan Harga Beras

Langkah tersebut bertujuan agar hasil panen petani dapat terserap secara optimal dengan harga yang layak, sekaligus memastikan ketersediaan stok pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Sumatera Barat, Maruly Abraham Syah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi terhadap pencapaian tersebut.

Menurutnya, keberhasilan mencatatkan rekor pengadaan tidak hanya tercermin dari besarnya volume beras yang berhasil diserap, tetapi juga dari kerja keras dan dedikasi para pegawai BULOG yang terlibat langsung dalam proses pengadaan di lapangan.

Ia mengatakan, seluruh jajaran BULOG terus berupaya mendampingi petani dan memastikan hasil panen dapat diserap dengan baik. Keberhasilan melampaui target, lanjutnya, menjadi bukti bahwa kerja sama dan komitmen bersama mampu mendukung pelaksanaan amanah pemerintah secara maksimal.

Maruly juga menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan dan sinergi berbagai pemangku kepentingan. Ia menyampaikan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, TNI, pemerintah daerah, petani, penyuluh pertanian, mitra kerja, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan pengadaan.

Ia berharap pencapaian ini menjadi motivasi bagi BULOG untuk terus meningkatkan kontribusi dalam mendukung kesejahteraan petani, menjaga pasokan beras, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga  ASN Kemenag Sumbar Donasikan Rp158 Juta untuk Palestina

Rekor pengadaan tersebut juga menjadi salah satu capaian penting menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Keberhasilan ini mempertegas peran BULOG dalam mendukung tiga aspek utama ketahanan pangan, yakni menjaga ketersediaan bahan pangan, membantu menstabilkan harga di tingkat produsen maupun konsumen, serta mengelola cadangan pangan pemerintah.

Dengan meningkatnya stok beras dari hasil penyerapan di tingkat petani, pemerintah memiliki dukungan yang lebih kuat untuk melaksanakan program stabilisasi pasokan dan harga pangan serta menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Memasuki sisa waktu tahun 2026, BULOG Kanwil Sumatera Barat berkomitmen mempertahankan kinerja pengadaan agar tetap optimal. Berbagai upaya akan terus dilakukan melalui penguatan inovasi, perluasan kerja sama, dan peningkatan efektivitas penyerapan hasil panen.

Melalui langkah tersebut, BULOG berharap dapat berkontribusi secara berkelanjutan dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus memastikan hasil kerja keras petani menjadi bagian penting dari kekuatan pangan Indonesia.(des*)