Padang  

Pasar Murah Hadir di Padang, Upaya Stabilkan Harga Jelang Idul Adha 1447 H

Wali Kota Padang Fadly Amran tinjau Pasar Murah jelang Idul Adha.
Wali Kota Padang Fadly Amran tinjau Pasar Murah jelang Idul Adha.

PadangDinas Perdagangan (Disdag) Kota Padang mulai memperluas pelaksanaan program Pasar Murah di berbagai kecamatan sebagai upaya menekan laju inflasi serta mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026.

Kepala Disdag Kota Padang, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Ia menyebutkan, Pasar Murah telah digelar di Kecamatan Padang Utara, kemudian berlanjut di Koto Tangah, dan dijadwalkan berikutnya di Kecamatan Kuranji. Program ini diharapkan dapat membantu meredam potensi kenaikan harga sebelum maupun setelah Idul Adha.

Menurut Fizlan, Pasar Murah ini menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar, sehingga bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu, pemerintah juga menambahkan skema potongan harga melalui sistem kupon kerja sama untuk meringankan beban warga.

Baca Juga  Satpol PP Padang Panggil Pemilik Usaha Diduga Langgar Peraturan Daerah

“Selain harga yang lebih terjangkau, kami juga memberikan dukungan berupa kupon potongan harga senilai Rp5 ribu per lembar. Setiap pembeli mendapatkan dua kupon, sehingga total potongan yang diperoleh mencapai Rp10 ribu,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah komoditas yang menjadi fokus utama dalam kegiatan ini antara lain cabai, telur, minyak goreng, dan gula, yang biasanya mengalami kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran yang turut membuka kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Disdag dalam menggelar Pasar Murah di berbagai titik.

Ia menilai program tersebut sebagai solusi jangka pendek yang efektif, sekaligus mendorong agar pelaksanaannya terus diperluas. “Tahun ini sudah dilaksanakan di 10 titik, dan ke depan kita menargetkan peningkatan hingga 24 titik setiap tahun melalui kolaborasi berbagai pihak,” ungkapnya.

Baca Juga  Sumbar Perkuat Sinergi dalam Pengelolaan Pajak Kendaraan Bermotor

Fadly berharap, keberadaan Pasar Murah dapat menjadi instrumen penting pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat Kota Padang menjelang Idul Adha.(des*)