Konflik Mereda, Trump Hentikan Serangan ke Iran Selama 14 Hari

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan adanya penghentian sementara konflik dengan Iran selama dua pekan. Pengumuman ini disampaikan pada Selasa (7/4/2026) waktu Washington DC atau Rabu pagi WIB. Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak sepakat untuk saling menghentikan serangan.

Trump juga menyebut bahwa jalur strategis Selat Hormuz akan segera dibuka kembali.

Dalam pernyataannya, Trump mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah melakukan komunikasi dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, serta Marsekal Lapangan Asim Munir. Keduanya meminta agar Amerika Serikat menahan serangan terhadap Iran, dengan syarat Teheran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara penuh, aman, dan segera.

Baca Juga  Kedutaan India Bantu Korban Kecelakaan Bus di Madinah

Trump menyampaikan melalui akun Truth Social bahwa ia menyetujui penghentian serangan udara dan pengeboman terhadap Iran selama 14 hari. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk gencatan senjata dua arah antara kedua negara.

Lebih lanjut, Trump menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena Amerika Serikat merasa telah mencapai target militernya sejak operasi pertama yang dimulai pada 28 Februari lalu.

Selain itu, ia juga menilai telah terjadi perkembangan penting dalam upaya menuju kesepakatan damai dengan Iran, termasuk terkait isu nuklir. Menurutnya, proses menuju perjanjian damai jangka panjang di kawasan Timur Tengah kini menunjukkan kemajuan yang signifikan.(des*)