Maluku Tengah – Lapangan Sepakbola Eriwakang Rindam XV/Pattimura berubah menjadi hamparan putih saat ribuan jamaah memadati area tersebut untuk menunaikan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/03/2026). Di bawah langit Suli yang khidmat, momentum kemenangan ini menyatukan keluarga besar ksatria “Tri Daya Yudha” dengan masyarakat sekitar dalam satu ikatan spiritual yang kuat.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Danrindam XV/Pattimura Brigjen TNI Irfan Amir, S.E., M.Si., bersama Ketua Persit KCK Cabang IX Rindam XV/Pattimura, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta ratusan prajurit, PNS, dan anggota Persit. Kehadiran mereka membaur tanpa sekat dengan warga Kecamatan Salahutu, menciptakan suasana kebersamaan dan sinergitas yang harmonis di hari yang fitri.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Irfan Amir menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan usai menjalankan ibadah puasa, tetapi menjadi momen penting untuk memperkuat pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Hari raya ini bukan sekadar seremoni usai berpuasa, melainkan jembatan untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan. Saya berharap nilai-nilai disiplin dan spiritualitas yang kita tempa selama Ramadhan dapat menjadi fondasi kokoh bagi setiap prajurit dalam menjalankan tugas negara serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, dalam khutbahnya, Ustadz Ali Lestaluhu mengangkat tema “Ramadhan Membentuk Mental Prajurit yang Prima dan Memegang Teguh Nilai-Nilai Tauhid untuk Indonesia Maju”. Ia menekankan bahwa ibadah puasa tidak hanya berdampak pada peningkatan spiritual, tetapi juga membentuk karakter prajurit yang disiplin, tangguh, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan tertib dan lancar, kemudian ditutup dengan sesi saling bersalam-salaman yang penuh kehangatan. Momen tersebut semakin mempererat tali silaturahmi antara prajurit Rindam XV/Pattimura dengan masyarakat sekitar.
Suasana damai dan penuh kebersamaan di Lapangan Eriwakang menjadi bukti nyata komitmen Rindam XV/Pattimura dalam menjaga kerukunan dan toleransi. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa TNI senantiasa hadir dan menyatu dengan kehidupan masyarakat.












