Jakarta – Setelah perayaan Idul Adha yang berlangsung beberapa hari lalu, masyarakat tentunya menikmati berbagai hidangan daging kambing dan sapi. Namun, konsumsi daging yang berlebihan dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi.
Kolesterol terbagi menjadi dua jenis, yaitu Low-Density Lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat, dan High-Density Lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Kolesterol jahat dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, seperti serangan jantung atau stroke.
“Kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak di dalam pembuluh darah. Terkadang, penumpukan ini dapat pecah secara tiba-tiba dan membentuk gumpalan yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke,” ungkap keterangan dari Mayoclinic.
Oleh karena itu, penting untuk menyadari gejala dan tanda-tanda peningkatan kolesterol. Berikut ini adalah penjelasannya:
1.Nyeri pada Leher
Penelitian telah membuktikan adanya hubungan antara nyeri pada leher dengan kadar kolesterol dalam tubuh. Studi tersebut menunjukkan bahwa tingkat nyeri pada leher lebih tinggi pada perempuan dibandingkan dengan pria.
“Prevalensi nyeri pada leher antara pria (20,5%) dan wanita (21,5%) tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Namun, prevalensi kekakuan pada leher dan bahu secara signifikan lebih tinggi pada wanita (60,3%) dibandingkan pria (38,0%; P <0,05),” demikian hasil penelitian yang dilansir oleh National Library Medicine.
2.Warna Kulit Kaki yang Pucat
Kadar kolesterol yang tinggi dapat mempengaruhi aliran darah, yang pada gilirannya dapat mengubah warna kulit kaki Anda. Hal ini terjadi karena sel-sel tidak mendapatkan nutrisi yang cukup akibat berkurangnya aliran darah yang membawa nutrisi dan oksigen.
3.Nyeri pada Kaki
Gejala ini tidak hanya terbatas pada nyeri pada leher, tetapi juga dapat terjadi pada kaki sebagai salah satu gejala Penyakit Arteri Perifer (PAD). Hal ini disebabkan oleh penyumbatan pada arteri kaki, sehingga pasokan darah kaya oksigen ke kaki terhambat.
Kondisi ini dapat membuat kaki terasa berat dan lelah. Banyak orang dengan kadar kolesterol tinggi mengeluhkan rasa sakit terbakar di bagian bawah kaki.
4.Kram pada Malam Hari
Penderita kolesterol tinggi sering mengalami kram pada malam hari ketika tubuh sedang beristirahat. Kondisi ini dapat semakin parah saat tidur. Orang yang mengalami PAD mungkin mengalami kram atau kejang pada tumit, bagian depan kaki, atau jari kaki.
5.Luka atau Bisul yang Sulit Sembuh
Bagi penderita kolesterol tinggi, penting untuk mengetahui bahwa luka atau bisul pada bagian kaki dapat membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Jika diperlakukan secara dini, kondisi kaki dapat membaik tanpa menimbulkan komplikasi lebih lanjut.
Menjaga keseimbangan kadar kolesterol dalam tubuh sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit yang berhubungan dengan kolesterol tinggi. Jika Anda mengalami gejala atau tanda-tanda yang disebutkan di atas, segera konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.(by)












