Jakarta – Honda resmi membawa kembali nama Prelude ke pasar otomotif Tanah Air. Model sport terbaru tersebut kini sudah dapat dipesan oleh konsumen Indonesia dengan estimasi harga yang dipatok di bawah Rp1 miliar. Menariknya, Honda juga menegaskan bahwa jumlah unit yang tersedia akan diproduksi secara terbatas.
Indonesia menjadi negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang mendapatkan Honda Prelude, setelah sebelumnya diperkenalkan secara global. Peluncuran ini sekaligus menandai langkah awal Honda dalam memperkenalkan lini kendaraan sport berteknologi hybrid di pasar nasional.
Prelude diposisikan sebagai simbol arah baru Honda di tengah transisi menuju elektrifikasi. Mobil ini menggabungkan teknologi hybrid dengan karakter berkendara yang tetap menonjolkan sensasi menyenangkan di balik kemudi, namun tetap nyaman digunakan untuk aktivitas harian.
Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy, menyebut kehadiran Prelude memiliki arti penting bagi strategi Honda di Indonesia.
“Model ini menjadi pembuka bagi era elektrifikasi Honda di Indonesia. Kami ingin menghadirkan sebuah sport hybrid yang tetap mempertahankan DNA Honda yang fun to drive. Konsumen juga sudah dapat melakukan pemesanan resmi melalui jaringan diler Honda,” ujar Yusak Billy dalam pernyataannya, Minggu (25/1/2026).
Honda Prelude yang ditawarkan ke konsumen Indonesia hanya tersedia dalam satu varian. Meski demikian, calon pembeli diberikan pilihan empat warna eksterior, yakni Moonlit White Pearl, Rallye Red, Crystal Black Pearl, serta Racing Blue Pearl.
Untuk tahap awal, pemesanan Prelude dibuka dengan kisaran banderol di bawah Rp1 miliar. Honda menargetkan pengiriman unit kepada konsumen mulai Mei 2026, yang akan dilakukan secara bertahap sesuai antrean pemesanan.
Menariknya, Prelude tidak dikembangkan semata-mata sebagai proyek kebangkitan nama lama. Awalnya, Honda merancang model ini sebagai sebuah sport hybrid baru untuk menjawab kebutuhan mobil masa depan.
Namun, seiring proses pengembangan berjalan, Honda melihat adanya kesamaan kuat antara karakter berkendara mobil ini dengan filosofi Prelude di masa lalu. Dari situlah nama Prelude kembali dihidupkan, yang secara makna mencerminkan awal dari perjalanan baru.
Dalam sejarah panjang Honda, Prelude dikenal sebagai coupe personal berbasis teknologi, bukan sekadar mobil dengan performa ekstrem. Model ini pertama kali meluncur pada 1979 dan telah melahirkan lima generasi yang dipasarkan secara global, sebelum akhirnya dihentikan pada awal 2000-an. Kini, Prelude kembali hadir sebagai generasi keenam dengan pendekatan sport hybrid yang selaras dengan era elektrifikasi.(BY)












