Pasbar – Penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Pasaman Barat memberikan efek positif terhadap kelancaran lalu lintas dan distribusi BBM bersubsidi di sejumlah SPBU.
Pantauan Radarsumbar.com per Januari 2026 menunjukkan bahwa antrean kendaraan, terutama untuk pengisian biosolar, mulai berkurang secara signifikan. Hal ini terlihat jelas di sejumlah wilayah yang sebelumnya rawan kemacetan, termasuk kawasan Batang Toman, pusat Kota Pasaman Barat.
Penertiban PETI terbukti menurunkan aktivitas kendaraan yang biasa menimbun atau membeli BBM bersubsidi dalam jumlah besar. Dengan berkurangnya praktik tersebut, distribusi BBM di SPBU menjadi lebih lancar dan tepat sasaran.
Marhan, warga Batang Toman, Kecamatan Pasaman, menyampaikan pengamatannya. Menurutnya, antrean panjang di SPBU hampir tidak terlihat lagi sejak penegakan hukum terhadap PETI dilakukan.
“Beberapa hari terakhir pasca-penertiban PETI, antrean di SPBU sudah nyaris tidak ada,” ungkap Marhan.
Ia menambahkan, tanpa adanya pengecer atau pembeli berulang dalam jumlah besar, kuota BBM bersubsidi menjadi lebih stabil dan dapat dinikmati masyarakat sesuai peruntukannya. (des*)












