Jakarta – Selama ini kunyit identik dengan warna kuning cerah. Namun, tahukah kamu bahwa ada jenis kunyit yang justru berwarna biru? Varian unik ini dikenal sebagai kunyit biru, tanaman langka yang hanya ditemukan di wilayah tertentu di dunia.
Mengacu pada laporan Times of India, kunyit biru merupakan jenis berbeda dari kunyit yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur. Rimpangnya memiliki kulit luar yang gelap, sementara bagian dalamnya berwarna kebiruan hingga kehitaman. Tampilan ini membuatnya tampak eksotis dan mudah dibedakan dari kunyit pada umumnya.
Berbeda dengan kunyit kuning yang dapat tumbuh di berbagai daerah tropis, kunyit biru hanya berkembang di kawasan tertentu, terutama di beberapa wilayah India. Karena kelangkaannya, tanaman ini lebih dikenal sebagai tanaman obat dibandingkan bahan masakan.
Kunyit biru memiliki nama ilmiah Curcuma caesia Roxb. Dalam pengobatan tradisional, rimpang ini dipercaya menyimpan banyak khasiat bagi kesehatan. Berikut sejumlah manfaat kunyit biru yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. Meredakan peradangan
Kunyit biru mengandung kurkumin, senyawa aktif yang bersifat anti-inflamasi. Karena itu, tanaman ini sering dimanfaatkan untuk membantu meredakan gangguan seperti radang sendi maupun peradangan pada saluran pencernaan. Selain itu, kunyit biru juga dikenal memiliki sifat antibakteri dan potensi antikanker.
2. Menjaga kesehatan tulang dan sendi
Dalam praktik tradisional, kunyit biru kerap digunakan untuk mengurangi pembengkakan pada persendian serta membantu pemulihan cedera ringan. Para ahli menyebutkan, konsumsi sekitar 1–2 gram per sajian sudah cukup untuk memperoleh manfaatnya.
3. Membantu mengontrol diabetes
Kurkumin yang terkandung di dalamnya diyakini mampu meningkatkan kinerja insulin. Sebuah tinjauan ilmiah berjudul “Curcumin and Diabetes: A Systematic Review” menyebutkan bahwa kurkumin memberikan pengaruh positif pada berbagai aspek diabetes, termasuk membantu mengurangi resistensi insulin. Senyawa ini juga dipercaya dapat menekan risiko komplikasi akibat diabetes, terutama yang berkaitan dengan peradangan.
4. Efek anti-penuaan
Mengutip Science Direct, sebuah studi bertajuk “Blue Elixir of Youth and Wellness” menemukan bahwa kunyit biru mengandung katekin, senyawa antioksidan yang berperan penting dalam melawan radikal bebas. Kandungan ini membuat kunyit biru berpotensi memperlambat proses penuaan. Bahkan, penelitian tersebut menduga tanaman ini menjadi salah satu bahan yang kerap dimanfaatkan dalam produk perawatan anti-aging.
Dengan keunikan warna dan ragam khasiatnya, kunyit biru menjadi salah satu rempah langka yang menarik perhatian dunia kesehatan alami.(BY)












