Jakarta – Pencarian tiga warga negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), memasuki hari ketujuh pada Kamis (1/1/2026). Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menurunkan 13 kapal untuk melakukan penyisiran secara intensif.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, mengatakan seluruh unsur Tim SAR Gabungan telah mengerahkan upaya maksimal dengan dukungan peralatan sonar dan hidronav milik Polairud Polda NTT. Meski begitu, hingga sore hari belum ditemukan indikasi keberadaan korban.
“Sejauh ini pencarian belum membuahkan hasil. Operasi SAR akan dilanjutkan besok, Jumat, memasuki hari kedelapan,” ujar Fathur.
Basarnas menegaskan operasi pencarian diperpanjang hingga 4 Januari 2026, sesuai prosedur Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014. Perpanjangan ini juga menindaklanjuti permohonan resmi dari Pemerintah Spanyol melalui duta besarnya di Indonesia.
“Berdasarkan evaluasi sore ini, Tim SAR Gabungan akan terus memaksimalkan pencarian selama tiga hari ke depan,” tambahnya.
Fathur tetap optimistis, bahwa kerja keras tim gabungan akan membuahkan hasil. “Kami yakin seluruh upaya Tim SAR Gabungan akan membuahkan hasil selama masa perpanjangan operasi ini,” tutupnya.(des*)












