Jakarta – Wuling Motors membuka peluang untuk menghadirkan kendaraan listrik jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) di pasar otomotif nasional. Hal ini karena secara global, mereka telah memiliki model kendaraan listrik MPV berpenumpang tujuh.
Selama ini, Wuling dikenal sebagai pionir mobil listrik di Indonesia lewat peluncuran Air EV. Setelahnya, produsen asal Tiongkok ini memperkenalkan dua model lainnya, yakni Binguo EV dan Cloud EV, yang menjadikannya kini memiliki tiga lini kendaraan listrik. Namun, seluruh model tersebut belum menyasar segmen MPV.
Di sisi lain, kompetitor seperti BYD telah lebih dulu memasarkan MPV listrik, salah satunya melalui model M6. Sementara itu, Wuling secara internasional telah memiliki model MPV listrik berbasis baterai yang dinamakan Xingguang 730, yang juga tersedia dalam varian mesin pembakaran internal (ICE) dan plug-in hybrid (PHEV).
Ricky Christian, selaku Marketing Operation Director Wuling Motors Indonesia, mengungkapkan bahwa pasar kendaraan 7-seater di Tanah Air sangat menjanjikan. Namun, pihaknya masih melakukan kajian apakah model MPV global tersebut sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal.
“Memang segmen MPV di Indonesia sangat besar. Kita juga sudah punya platform global untuk segmen ini. Mudah-mudahan ke depannya bisa segera kami hadirkan,” ujar Ricky saat ditemui di Cikarang, Selasa (15/7/2025).
Secara tampilan, varian listrik dari Xingguang 730 mengusung desain gril depan tertutup, selaras dengan tren kendaraan listrik modern. Sementara versi ICE dan PHEV dibekali dengan kisi-kisi udara berbentuk V besar yang berfungsi untuk sistem pendinginan mesin.
Meski demikian, Ricky belum bisa memberikan kepastian waktu peluncuran MPV listrik tersebut untuk pasar Indonesia. Saat ini, Wuling masih fokus pada pengenalan model baru lain seperti Mitra EV dan varian terbaru Binguo EV.
“Untuk saat ini kami masih fokus pada peluncuran New BinguoEV dan Mitra EV. Belum bisa kami sampaikan detail mengenai model MPV tersebut,” pungkasnya.(BY)












