Sport  

Fermin Aldeguer, Marc Marquez Sudah di Level Berbeda di MotoGP 2025

Marc Marquez kala mentas di MotoGP.
Marc Marquez kala mentas di MotoGP.

Jerman – Aksi memukau Marc Marquez di MotoGP Jerman 2025 menuai pujian dari berbagai pihak, termasuk rekan sesama pembalap, Fermin Aldeguer. Rider Gresini Racing tersebut tak ragu menyebut Marquez berada di kelas yang berbeda dibanding pembalap lainnya.

Marquez Tak Terbendung di Sachsenring

Balapan di Sirkuit Sachsenring kembali membuktikan kedigdayaan Marc Marquez. Pembalap asal Spanyol ini tampil superior sejak awal hingga garis finis, mengamankan kemenangan tanpa perlawanan berarti selama 30 lap.

Dua pesaing terdekatnya, Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi, gagal menyelesaikan balapan setelah mengalami insiden. Momen tersebut dimanfaatkan Marquez untuk melenggang sendirian hingga meraih podium tertinggi.

Kemenangan ini menambah daftar panjang dominasinya musim ini, menjadi kemenangan ke-7 secara beruntun di MotoGP 2025.

Baca Juga  Rekrutmen BUMN 2025, Tahap Kedua Segera Dimulai, Ini Jadwal Lengkapnya

Aldeguer: Marquez Selangkah Lebih Maju

Fermin Aldeguer mengakui, dirinya sangat terkesan melihat performa Marquez di lintasan. Menurutnya, Marquez menunjukkan level performa yang belum mampu ditandingi pembalap lain musim ini.

“Hasil ini sudah cukup menggambarkan. Menurut saya, dia saat ini ada di level yang benar-benar berbeda, bahkan jauh dari rival terdekatnya,” ujar Aldeguer seperti dikutip dari Motosan, Senin (14/7/2025).

Ia juga menambahkan bahwa meski timnya belum menargetkan posisi puncak, tetap menyaksikan kiprah Marquez terasa luar biasa.

“Bagi kami, saat ini bukan soal mengejar Marquez, tapi lebih kepada bagaimana kami bisa terus berkembang. Namun tetap saja, pencapaiannya benar-benar luar biasa,” katanya.

Baca Juga  Gol Tunggal Vietnam Hancurkan Mimpi Indonesia di Final AFF U-23

Hasil Positif bagi Aldeguer

Meski tidak berdiri di podium, Aldeguer berhasil finis di posisi kelima dan mengantongi tambahan 11 poin penting untuk klasemen. Ia tetap puas dengan hasil yang diraihnya dan menjadikan pengalaman di Jerman sebagai motivasi untuk balapan berikutnya.(BY)