Sport  

Diego Michiels, Kisah Kapten Borneo FC yang Pernah Alami Kekalahan Telak 0-10 dari Bahrain

Penampakan skuad Timnas Indonesia pada 2012.
Penampakan skuad Timnas Indonesia pada 2012.

Fativa.id – Satu-satunya pemain naturalisasi yang pernah merasakan kekalahan telak 0-10 melawan Timnas Bahrain akan dibahas, yaitu kapten Borneo FC, Diego Michiels.

Diego Michiels memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada tahun 2011. Ia memiliki peran penting saat Timnas Indonesia U-23 meraih medali perak di SEA Games 2011 dan 2013. Selain memperkuat Timnas Indonesia U-23, mantan pemain Go Ahead Eagles ini juga mencatatkan tiga penampilan untuk Timnas Indonesia senior.

Salah satu pertandingan yang diikuti Diego Michiels bersama Timnas Indonesia senior adalah ketika Timnas Indonesia bertandang ke Bahrain pada pertandingan terakhir Grup E babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia pada 29 Februari 2012.

Saat itu, pelatih Timnas Indonesia, Aji Santoso, tidak bisa memanggil seluruh pemain terbaiknya karena adanya dualisme kompetisi, yaitu Liga Super Indonesia dan Liga Primer Indonesia. Akibatnya, Aji Santoso hanya bisa memilih pemain dari Liga Primer Indonesia.

Untuk menghadapi Bahrain, Aji Santoso memanggil 18 pemain, termasuk beberapa pemain terkenal seperti kiper Samsidar, Irfan Bachdim (tidak dianggap sebagai pemain naturalisasi karena memilih paspor Indonesia sejak usia 18 tahun), Ferdinand Sinaga, dan kapten Wahyu Wijiastanto.

Namun, bencana menimpa Timnas Indonesia sejak awal pertandingan. Baru berjalan tiga menit, kiper Samsidar mendapat kartu merah. Pelatih Aji Santoso segera menarik Slamet Nurcahyo dan menggantinya dengan kiper Andi Muhammad Guntur.

Bermain dengan 10 orang sejak menit keempat membuat Timnas Indonesia kesulitan. Di babak pertama, Timnas Indonesia yang diperkuat Diego Michiels sejak awal sudah tertinggal 0-4.

Pada babak kedua, Bahrain menambah enam gol lagi, sehingga Timnas Indonesia kalah 0-10. FIFA sempat mencurigai adanya dugaan pengaturan skor dalam pertandingan ini, namun tidak ada bukti yang ditemukan.

Setelah 12 tahun, Timnas Indonesia akan kembali bertandang ke Bahrain pada 10 Oktober 2024 dalam laga ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Namun kali ini, Timnas Indonesia dipastikan tidak akan kembali menjadi bulan-bulanan Bahrain.

Bahkan, bukan tidak mungkin, pasukan Shin Tae-yong bisa meraih kemenangan di markas Bahrain! Dengan kemungkinan diperkuat oleh Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, Timnas Indonesia diyakini lebih tangguh dibandingkan saat berhasil menahan dua tim kuat langganan Piala Dunia, yaitu Arab Saudi dan Australia, pada dua pertandingan awal Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.(BY)