![]() |
| Dandim 0304/Agam, Letkol Arh Yosip Brozti Dadi berbincang dengan Walikota Bukittinggi, Erman Safar di sela pemantauan kegiatan vaksinasi di Lapangan Kantin, belum lama ini. (ist) |
Bukittinggi – Kodim 0304/Agam bersama Rumah Sakit Tentara (RST) TK IV Bukittinggi telah melaksanakan vaksinasi terhadap masyarakat Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam sebanyak 9.250 orang. Jumlah itu tak cuma vaksinasi dosis pertama saja, tapi sudah termasuk vaksinasi dosis kedua. Demikian disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam, Letkol Arh Yosip Brozti Dadi kepada kemarin.
Sejauh ini, Kodim yang membawahi dua daerah itu belum menargetkan jumlah vaksinasi yang akan diberikan. Pastinya, pihaknya bersama RST TK IV Bukittinggi serta dibantu tenaga kesehatan dari berbagai Puskesmas di Bukittinggi dan Agam siap melaksanakan vaksinasi sesuai distribusi vaksin dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatra Barat. “Untuk target Kodim tergantung dari vaksin yang didistribusikan oleh Dinkes provinsi dan sejauh ini selalu bisa memenuhi target,” kata Dandim
Selama ini, mereka telah melaksanakan vaksinasi di Lapangan Wirabraja, RST TK IV Bukittinggi dan di berbagai sekolah di dua daerah yang menjadi wilayah tugas Kodim 0304/Agam.
Dalam waktu dekat ini, Kodim 0304/ Agam melaksanakan “Serbuan Vaksinasi Dosis II”. “Persyaratan untuk masyarakat yang akan divaksinasi dosis kedua, tentu mereka telah melaksanakan vaksinasi dosis satu, kemudian membawa foto copy KTP atau kartu keluarga (KK) dan lulus screening,” sebutnya.
Untuk vaksinasi lansia, komorbit dan penderita kanker diakui Dandim belum dilakukan secara spesifik. “Yang spesifik demikian tidak ada, untuk lansia yang mendaftar dan dinyatakan lolos screening oleh tim medis dari RST TK IV, maka mereka bisa menerima vaksin,” terangnya.
Sementara vaksinasi pelajar telah diberikan kepada para siswa di SMK Genus Bukitinggi dan SMA 1 Banuhampu dengan jumlah mencapai 766 orang. “Untuk siswa ini baru dosis pertama dan target kami disesuaikan dengan ketersediaan vaksinasi dan dialokasikan ke Kodim 0304/Agam,” sebutnya.
Selain gencar melaksanakan vaksinasi, Dandim dan jajarannya terus mengingat kepada seluruh masyarakat Kota Bukittinggi dan Agam serta para pendatang di kedua daerah itu agar tetap mematuhi protokol kesehatan minimal 3M, yaitu Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak dan jangan berkerumun terutama dengan yang bukan keluarga, serta Mencuci tangan dengan air mengalir dan pakai sabun. “Terpenting lagi harus rajin berolahraga dan memakan makanan yang bergizi,” pesannya.
Catatan Singgalang, jajaran TNI dibawah Korem 032/Wirabraja di Sumatra Barat memang gencar melaksanakan kegiatan yang bertajuk “Serbuan Vaksinasi Covid-19”. Semua tak lain demi meningkatkan imun masyarakat yang diharapkan bisa meningkatkan herd immunity atau kekebalan berkelompok.
Apalagi, kasus positif Covid-19 di Sumatra Barat masih terus bertambah.
Sementara itu, sampai Sabtu (18/9), tercatat sudah 88.754 orang warga Sumbar yang terinfeksi Covid-19. Jumlah itu terjadi setelah adanya penambahan 63 orang positif, termasuk dua orang warga Bukittinggi dan lima orang warga Agam.
Sementara itu, pada Minggu (19/9), secara total telah 88.786 warga Sumbar yang terinfeksi Covid-19. Jumlah itu terjadi karena ada penambahan sebanyak 32 orang yang terinfeksi virus tersebut, yang satu orang diantaranya berasal dari Bukittinggi dan empat warga Agam. Sampai Minggu sore itu, tercatat di info Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar, warga provinsi ini yang wafat akibat Corona Virus Disease itu mencapai 2.084 orang. Makanya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Jasman Rizal tak henti mengingatkan agar masyarakat selalu taat protokol kesehatan dan segera divaksinasi. (yuni)













